Ketua DPRD Kutim Dorong Optimalisasi Pajak Daerah untuk Majukan Pembangunan

banner 728x90

Kutipopini.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menegaskan bahwa keberadaan wajib pajak merupakan jantung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Kutai Timur sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam membayar pajak yang menjadi sumber utama pendapatan asli daerah (PAD).

“Wajib pajak itu adalah urat nadi, jantung hati dari pembangunan Kutim,” tegas Jimmi kepada media belum lama ini.

Ia menjelaskan, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada sistem pemungutan, tetapi juga pada tumbuhnya sektor ekonomi produktif seperti UMKM.

Pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan fasilitas dan dukungan nyata bagi pelaku usaha kecil agar semakin banyak masyarakat yang bisa berkontribusi dalam pajak daerah.

Selain itu, Jimmi menilai sektor perparkiran masih memiliki potensi besar yang belum tergarap maksimal.

“Kita mendorong usaha pemungutan pajak melalui jasa perparkiran agar retribusinya lebih dimaksimalkan,” ujarnya.

Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi daerah, terutama akibat menurunnya Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi ini berimbas pada kemampuan keuangan daerah, terutama dalam belanja pegawai dan pembangunan infrastruktur.

Sebagai solusi, DPRD mendorong agar pemerintah daerah memperluas sumber pendapatan melalui sektor pariwisata. Potensi alam Kutai Timur seperti pantai dan hutan wisata dinilai mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan pajak daerah.

“Fasilitas hiburan dan tempat wisata perlu disiapkan dengan baik agar wisatawan lokal dan luar daerah tertarik datang,” jelasnya.

Jimmi menambahkan, pemerintah pusat juga harus berperan aktif mendukung daerah dalam pembangunan infrastruktur, bukan sekadar memangkas anggaran transfer.

“Kalau dana dikurangi, seharusnya ada juga bantuan untuk membangun. Jangan biarkan daerah berjuang sendiri,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *