145 Mahasiswa STAIS Kutim Dilepas Jalankan KKL ke Muara Wahau dan Kombeng

banner 728x90

Kutipopini.com – Sebanyak 145 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS)Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diberangkatkan ke Kecamatan Muara Wahau dan Kombeng untuk menjalankan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun 2025.

Pelepasan dilakukan di halaman Masjid STAIS Kutim, Senin (10/11/2025), dipimpin Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif.

Dalam sambutannya, ia mengatakan KKL bukan sekadar agenda rutin perguruan tinggi, tetapi wadah pembentukan karakter dan kedewasaan sosial mahasiswa.

“Kegiatan ini adalah jembatan emas bagi adik-adik mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat. Di Muara Wahau dan Kombeng, kalian tidak hanya membawa teori, tetapi juga misi sosial untuk berkontribusi nyata,” ujarnya.

Ia mengingatkan para peserta agar menjaga kekompakan, keselamatan, serta nama baik kampus selama menjalankan program. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pembangunan berbasis generasi muda.

“Jaga semangat, jaga kebersamaan, dan tunjukkan bahwa mahasiswa STAIS Kutim mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” pesan Sudirman.

Sementara itu, Ketua STAIS Kutim, Satriah, menyebut KKL tahun ini mengusung konsep kolaboratif dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, edukasi keagamaan, pendampingan UMKM, dan kegiatan sosial.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga meninggalkan jejak manfaat bagi warga,” tutur Satriah.

Usai sambutan dan doa bersama, pelepasan dilakukan secara simbolis. Tiga bus dan dua truk logistik membawa mahasiswa menuju lokasi pengabdian, diiringi lambaian tangan dan yel-yel semangat.

Perjalanan ini menandai dimulainya pengabdian nyata mahasiswa STAIS Kutim untuk mengasah empati, memperluas wawasan, dan memperkuat kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *