Kutipopini.com – Bontang City Carnival (BCC) 2025 mendapat perhatian khusus dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, setelah penyelenggaraan tahun ini dinilai berjalan baik namun masih menyisakan beberapa catatan penting.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha menegaskan bahwa evaluasi adalah langkah wajib untuk memastikan BCC semakin tertata pada tahun-tahun berikutnya. Salah satunya durasi acara menjadi aspek yang menonjol.
“Tahun ini waktunya agak panjang karena Bapak Gubernur hadir, dan tentu kita menghormati beliau. Tapi memang jadi molor hampir dua jam,” jelasnya. Senin (03/11/2025).
Salah satu gagasan yang mencuat adalah wacana penyelenggaraan BCC selama dua hari. Menurutnya, ide tersebut patut dipertimbangkan mengingat BCC tidak hanya menghadirkan karnaval, tetapi juga pawai budaya yang membutuhkan waktu panjang.
“Kalau dibagi dua hari, durasinya lebih ideal. Tapi tetap kami evaluasi lebih lanjut,” ujarnya.
Panitia disebut telah memulai kegiatan tepat pukul 19.00 Wita sesuai jadwal. Namun, faktor cuaca menjadi kendala yang sulit dikendalikan.
“Kita sudah siapkan aspek teknis dan nonteknis, tapi cuaca memang tidak bisa diprediksi,” tambahnya.
Untuk tahun depan, ia bahkan menyarankan pemilihan jadwal berdasarkan fase bulan.
“Jangan ambil saat bulan baru atau sabit, biasanya hujan. Tanggal 6 ke atas biasanya lebih cerah,” tuturnya.
Terkait lokasi, sejumlah penonton dilaporkan kesulitan melihat penampilan peserta akibat pembatas dan kondisi area. Ia menilai Jalan R. Suprapto atau kawasan Berbas sebagai lokasi ideal, tergantung penyelesaian perbaikan jalan.
Meski begitu, pilihan penyelenggaraan malam hari kemungkinan tetap dipertahankan.
“Untuk Bontang, malam hari masih paling nyaman. Siang terlalu panas,” pungkasnya. (ADV)








