Kutipopini.com – Peringatan HUT ke-42 SMP Negeri 1 Bontang pada Sabtu (15/11/2025) menjadi momentum evaluasi arah pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama. Meski dikemas meriah, acara tersebut memunculkan kembali sejumlah isu strategis—mulai dari pengembangan potensi siswa hingga peningkatan keamanan sekolah.
Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, menekankan bahwa rangkaian kegiatan perayaan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk konsistensi sekolah dalam mendorong kreativitas peserta didik. Turnamen Voli Cup antar SMP/MTS, Bulan Bahasa, dan kompetisi seni disebutnya telah memberi ruang bagi siswa untuk tampil dan mengasah diri.
“Harapan kami sederhana, siswa tidak hanya berprestasi, tetapi mampu memberi inspirasi yang melampaui dinding sekolah,” ujarnya.
Fokus pada pembentukan karakter menjadi perhatian utama Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang hadir memberikan sambutan. Ia menilai dinamika pendidikan saat ini menuntut guru memahami lebih jauh perubahan perilaku dan kebutuhan emosional siswa.
“Potensi anak tidak cukup ditemukan, harus diarahkan. Guru hari ini mengemban peran ganda mengajar sekaligus mendampingi karakter,” tegas Neni.
Sementara terkait isu keamanan, khususnya pencegahan bullying, turut menjadi pembahasan penting. Neni memastikan pemerintah kota sedang menyiapkan pemasangan CCTV dan peningkatan fasilitas belajar melalui Dinas Pendidikan. Langkah tersebut disebutnya sebagai upaya memperkuat lingkungan sekolah yang aman.
“Perundungan sering terjadi di ruang yang tak terlihat. Karena itu sistem pengawasan harus diperkuat,” paparnya.
Dukungan juga datang dari Anggota DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, yang memuji konsistensi sekolah dalam membangun budaya unggul. Ia menyebut Spansa sebagai salah satu sekolah yang adaptif terhadap perubahan pendidikan modern.
“Sekolah bukan hanya tempat menerima pelajaran, tetapi ruang bertumbuh yang menuntut keamanan, karakter, dan akses untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh,” tutupnya. (ADV)








