Disdukcapil Kutim Luruskan Informasi: Hanya Empat Mesin ADM Beroperasi, Bukan 139 Unit

banner 728x90

Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim, meluruskan informasi yang beredar mengenai jumlah Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di daerah tersebut.

Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, menegaskan bahwa kabar tentang keberadaan 139 unit mesin ADM tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Menurutnya, mispersepsi muncul akibat kekeliruan memahami data wilayah administrasi. Angka 139 yang ramai dibicarakan publik bukanlah jumlah mesin ADM, melainkan jumlah desa di Kutim. Jika ditambahkan dua kelurahan, totalnya menjadi 141 wilayah.

“Kalau mesin ADM-nya, realisasinya baru empat unit,” tegasnya kepada awak media, Kamis (27/11/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengadaan ADM merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah untuk memodernisasi layanan administrasi kependudukan. Namun, pengadaan dilakukan bertahap karena harga mesin yang relatif tinggi serta kebutuhan penunjang yang tidak sederhana.

“Untuk prioritas penempatan diberikan pada kecamatan dengan populasi besar agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ucapnya.

Sementara, untuk saat ini, empat unit ADM yang telah beroperasi ditempatkan di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Bengalon.

“Satu desa satu mesin” tidak mungkin diterapkan mengingat keterbatasan anggaran. Penempatan dilakukan secara strategis, bukan berdasarkan jumlah desa,” jelasnya.

Meski jumlah ADM masih terbatas, ia memastikan pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan lain tetap berjalan melalui pola manual maupun semi-digital.

“ADM ini merupakan instrumen pelengkap untuk mempercepat layanan, bukan pengganti utama. Lewat klarifikasi ini, Disdukcapil berharap masyarakat mendapat pemahaman yang akurat mengenai pengadaan ADM dan tetap percaya pada upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan,” tandasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *