Kutipoini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menegaskan komitmennya terhadap digitalisasi pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), sebanyak 35 sekolah ditetapkan sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menyatakan bahwa penetapan sekolah kandidat ini mempertimbangkan berbagai persyaratan teknis yang kompleks.
“Yang terfokus 35 itu karena syaratnya lumayan kompleks. Jadi kami memang berfokus di 35 sekolah itu dulu,” ujarnya. Senin (15/11/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah-sekolah tersebut tersebar di berbagai kecamatan, antara lain Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Kaliorang, Teluk Pandan, Kaubun, Muara Wahau, dan Kombeng.
“Kesiapan infrastruktur menjadi faktor penentu. Sekolah di Sangatta Utara mendapat porsi lebih banyak karena akses internet dan jaringan listrik yang lebih stabil dibanding kecamatan pedalaman. Dan untuk mencapai sekolah rujukan Google, diperlukan akses internet dan jaringan listrik yang stabil. Karena itu sebarannya masih didominasi Sangatta Utara,” jelasnya.
Melalui penerapan Google for Education, sekolah kandidat diharapkan mampu mengembangkan model pembelajaran yang lebih kreatif, efisien, dan adaptif terhadap tuntutan era digital.
“KSRG juga difungsikan sebagai rujukan bagi sekolah lain dalam meningkatkan literasi teknologi pendidikan di Kutim,” paparnya.
Tujaun program tersebut sebagai upaya untuk memperkuat fondasi pendidikan daerah, menyiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi, serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
“Transformasi digital pendidikan di Kutim diharapkan berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak nyata bagi kualitas pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan,” tandasnya. (ADV)








