Kutipopini.com – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa penyelesaian sisa hutang daerah menjadi agenda prioritas pemerintah menjelang penutupan tahun anggaran. Ia memastikan bahwa kewajiban pembayaran tersebut akan dituntaskan pada bulan Desember, sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Insyaallah tahun ini selesai. Tinggal beberapa miliar saja yang harus dibayarkan, dan bulan Desember wajib tuntas,” ujar Ardiansyah dalam keterangannya kepada media.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa total hutang daerah pada periode sebelumnya mencapai sekitar Rp1,34 triliun. Sebagian besar telah diselesaikan melalui skema pembayaran bertahap, sementara sisa kecilnya kini dalam proses finalisasi. Menurutnya, penyelesaian hutang merupakan langkah fundamental untuk menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Ini soal tanggung jawab pemerintah. Kita ingin memastikan seluruh komitmen keuangan diselesaikan agar pembangunan tidak terganggu,” tegasnya.
Bahwa penyelesaian hutang tidak akan mengganggu kegiatan prioritas yang masih berjalan. Pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal agar proyek strategis tetap terlaksana sesuai rencana. Transparansi menjadi prinsip yang selalu dikedepankan dalam pengelolaan anggaran.
“Kita pastikan prosesnya transparan, akuntabel, dan tidak menghambat agenda pembangunan lainnya,” lanjutnya.
Terakhir, ia berharap tuntasnya kewajiban hutang tahun ini dapat menjadi momentum memperbaiki tata kelola anggaran ke depan. Dengan beban keuangan yang lebih ringan, Pemkab Kutim akan memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kalau keuangan daerah sehat, dampaknya langsung terasa pada pelayanan publik dan percepatan pembangunan,” tutupnya. (ADV)








