Cuaca Ekstrem dan Kendala Akses Hambat Proyek Pembangunan Kutim Tahun 2025

banner 728x90

Kutipopini.com – Tantangan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada tahun 2025, tidak hanya berkaitan dengan persoalan administrasi, tetapi juga dipengaruhi kondisi cuaca dan medan kerja di berbagai wilayah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Noviari Noor, menegaskan bahwa faktor alam menjadi salah satu variabel yang paling mempengaruhi ritme pekerjaan fisik di lapangan.

Menurutnya, sejumlah proyek mengalami penyesuaian jadwal akibat hujan dengan intensitas tinggi, banjir lokal, serta kerusakan akses jalan menuju lokasi pekerjaan.

“Cuaca cukup menghambat mobilitas dan proses distribusi material. Beberapa titik bahkan tidak bisa dilalui saat banjir,” ucapnya kepada awak media.

Ia menambahkan, bahwa walaupun cuaca merupakan faktor eksternal, pemerintah daerah tetap berkewajiban menyiapkan pola kerja alternatif agar progres kegiatan tetap bergerak.

“Kita memang tidak dapat mengendalikan cuaca, tetapi kita harus mampu mengatur strategi agar pekerjaan tidak terhenti,” terangnya.

Dalam hal ini, Pemkab Kutim memperkuat koordinasi dengan kontraktor dan perangkat daerah teknis dalam menentukan penyesuaian jadwal yang realistis tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan. Terlebih lagi perbedaan karakter wilayah pesisir dan pedalaman menjadikan setiap proyek membutuhkan pendekatan teknis yang berbeda.

Guna memastikan monitoring tetap berjalan, pemerintah mulai meningkatkan penggunaan sistem pengawasan digital sebagai pendukung pemantauan progres proyek.

“Dengan pengawasan berbasis online, keputusan bisa diambil lebih cepat meskipun tim tidak selalu berada di lapangan,” jelasnya.

Selain faktor cuaca, ia mengakui bahwa beberapa proses pengadaan juga memerlukan waktu lebih panjang. Namun, seluruh kegiatan tetap dilanjutkan sesuai rencana kerja.

“Pengalaman tahun ini akan menjadi dasar penyempurnaan perencanaan. Aspek iklim akan kita masukkan dalam kontrak kerja agar lebih adaptif,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *