Kutipopini.com – Upaya meningkatkan mutu pengelolaan data pendidikan di Kota Bontang kembali ditegaskan melalui pelatihan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang digelar awal November 2025. Selama empat hari, sebanyak 163 operator dari jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP baik negeri maupun swasta mengikuti pembekalan teknis di Hotel Grand Mutiara.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan, menilai penguatan kompetensi operator menjadi langkah mendasar dalam menjaga kualitas tata kelola data pendidikan.
Menurutnya, seluruh kebijakan, perencanaan, hingga evaluasi program pemerintah sangat ditopang oleh akurasi data yang diinput sekolah.
“Dapodik kini menjadi basis utama seluruh proses administrasi pendidikan. Karena itu, operator harus memahami prosedur dan teknis pembaruan data secara tepat,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Peserta pelatihan berasal dari 108 satuan pendidikan jenjang SD dan SMP, sementara 55 lainnya mewakili TK/PAUD. Untuk memastikan materi tersampaikan secara intensif, Disdikbud membagi peserta dalam dua kelas.
Narasumber dari Kemendikbudristek yakni Direktorat PAUD Dikdasmen serta Pusat Data dan Teknologi Informasi dilibatkan guna memastikan penyampaian informasi selaras dengan standar nasional.
“Kami menghadirkan tenaga dari pusat agar tidak ada keraguan dalam hal regulasi maupun teknis input data,” paparnya.
Terakhir, ia menegaskan bahwa pelatihan ini juga membuka ruang yang sama bagi sekolah swasta. Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan hanya dapat dicapai jika seluruh satuan pendidikan memiliki kemampuan serupa dalam mengelola data.
“Dengan data yang valid, arah pembangunan pendidikan di Bontang bisa lebih terukur dan tepat sasaran,”tandasnya. (ADV)








