Disdikbud Bontang Perkuat Keamanan Sekolah lewat CCTV Terhubung ke Wali Kota

banner 728x90

Kutipopini.com – Upaya peningkatan keamanan serta kedisiplinan di sekolah-sekolah Bontang memasuki tahap yang lebih terukur. Melalui APBD Perubahan 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menetapkan pemasangan kamera CCTV di seluruh SDN dan SMPN sebagai prioritas penguatan pengawasan.

Langkah ini tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga memastikan standar kedisiplinan guru dapat dipantau secara objektif.

Tahap pertama mencakup 30 SDN dan 9 SMPN, dengan seluruh ruang kelas menjadi fokus awal pemasangan. Disdikbud menilai kebutuhan tersebut mendesak, terutama karena semakin kuatnya tuntutan pencegahan perundungan dan keharusan memastikan proses pembelajaran berlangsung sesuai ketentuan.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menyatakan bahwa CCTV menjawab masalah yang selama ini sulit dipastikan.

“Selama ini kita kesulitan memastikan apakah guru berada di kelas atau tidak. Dengan CCTV, pengawasan bisa dilakukan lebih akurat,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan bahwa perangkat tersebut bukan sekadar alat pemantau kehadiran guru, tetapi juga sarana deteksi dini terhadap potensi kekerasan di lingkungan sekolah. Karena itu, pemasangan diarahkan langsung ke titik-titik inti yakni ruang kelas agar aktivitas belajar dapat terpantau utuh.

Sistem yang sedang disiapkan menempatkan Disdikbud dan Wali Kota sebagai pusat pemantauan. Seluruh kamera nantinya tersambung ke dashboard yang dapat diakses kapan saja.

“Misalnya ingin melihat situasi di SMP 1, tinggal ambil tampilannya. Semuanya bisa terlihat jelas,” terangnya.

Terkait pembiayaan, pemasangan dilakukan bertahap mengikuti kapasitas anggaran. Jika titik tambahan belum dapat dipenuhi tahun ini, proses akan dilanjutkan pada 2026.

“Kalau anggaran belum terpenuhi, tahun berikutnya tinggal kita lengkapi titik tambahan. Peralatannya sudah siap, tinggal pemasangannya saja,” jelasnya.

Berdasarkan data Layanan SIRUP LKPP, paket pengadaan mencakup Rp560 juta untuk 30 unit CCTV SDN dan Rp168 juta untuk 9 unit CCTV SMPN, seluruhnya menggunakan IP Camera Outdoor IR Speed Dome DS-2DE4425IW-DE (4MP, 25x zoom). Kebijakan ini menjadi salah satu penguatan pengawasan pendidikan paling komprehensif di Bontang dalam beberapa tahun terakhir. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *