Kutipopini.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang kembali menggelar English Speech Competition, ajang yang jadi lanjutan dari lomba Story Telling sehari sebelumnya. Kali ini, sebanyak 26 siswa dari berbagai SMP dan MTs di Bontang menampilkan pidato dengan beragam tema mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga teknologi.
“Kami ingin siswa bukan hanya fasih berbahasa Inggris, tapi juga mampu mengemukakan pendapat secara terstruktur dan percaya diri,” ujar Okto Arbianta Hutahaean, Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang. Rabu (29/10/2025).
Menurut Okto, kegiatan ini dirancang untuk melatih dua hal penting: keberanian berbicara di depan umum dan kemampuan berpikir logis dalam bahasa asing. Ia menyebut, kompetisi semacam ini juga menjadi ruang bagi guru Bahasa Inggris untuk mengasah metode mengajar yang lebih kreatif dan interaktif.
“Kami ingin pembinaan dilakukan secara berjenjang. Tahun depan, rencananya kegiatan ini juga akan diperluas ke jenjang SD,” tambahnya.
Kompetisi pidato ini sebenarnya bukan hal baru di Bontang. Namun pandemi sempat membuatnya terhenti selama beberapa tahun. Tahun ini, lewat dukungan anggaran perubahan, Disdikbud kembali menyalakan api yang sempat padam menghidupkan lagi tradisi berbahasa Inggris di kalangan pelajar.
Suasana hangat, tawa kecil, dan tepuk tangan meramaikan ruang lomba hari itu. Dari pidato-pidato sederhana itu, ada semangat besar yang tumbuh pelajar Bontang siap berbicara bukan hanya dalam bahasa sendiri, tapi juga dalam bahasa dunia. (ADV)








