Kutipopini.com – SMP Negeri 5 Bontang terus mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Salah satu upaya yang saat ini berjalan ialah penggunaan Smart TV sebagai media pembelajaran interaktif. Meski demikian, ketersediaan perangkat masih terbatas dan belum dapat mencakup seluruh kelas.
Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin, menjelaskan bahwa dari total 18 rombongan belajar, baru enam kelas yang telah memiliki Smart TV. Penyediaan perangkat tersebut dilakukan bertahap mengikuti kemampuan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.
“Jumlah rombel kami ada 18, sementara Smart TV baru tersedia enam unit. Kami menyesuaikan dengan regulasi dan kemampuan dinas, karena seluruh sekolah memang direncanakan mendapatkan fasilitas tersebut,” ujarnya. Senin (10/11/2025).
Dengan keterbatasan itu, Smart TV yang sudah tersedia belum ditempatkan secara permanen di tiap kelas. Untuk menjamin pemerataan pemanfaatan, perangkat disimpan di ruang tertentu yang dapat diakses bersama oleh para guru.
“Supaya semua guru dan siswa bisa terlayani, Smart TV disimpan di ruang yang mudah digunakan bersama, seperti kantor, laboratorium, atau perpustakaan,” jelasnya.
Muhiddin menyampaikan harapan agar seluruh kelas dapat dilengkapi Smart TV secara bertahap. Menurutnya, perangkat tersebut mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik.
“Dengan Smart TV, pembelajaran menjadi lebih variatif. Guru bisa menampilkan film edukasi, visual interaktif, dan materi multimedia lainnya,” tuturnya.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen SMPN 5 Bontang untuk memperkuat transformasi digital dan menyiapkan siswa menghadapi tuntutan pendidikan modern. (ADV)








