Kutipopini.com – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Yulianus Palangiran, menegaskan bahwa penyaluran beasiswa bagi mahasiswa asal Kutim perlu dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Menurut legislator Partai NasDem tersebut, kebijakan ini menjadi penting karena keterbatasan anggaran daerah tidak memungkinkan seluruh pelajar memperoleh bantuan yang sama. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memastikan bahwa penerima beasiswa adalah mereka yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu.
“Ada dua skala prioritas yang menjadi penilaian, pertama karena prestasi di sekolah, dan kedua karena faktor kemampuan ekonomi orang tua,” ujar Yulianus. Rabu (19/11/2025).
Ia menilai, mekanisme seleksi berbasis prestasi dan kebutuhan ekonomi merupakan langkah realistis agar manfaat beasiswa dapat dirasakan oleh pelajar yang benar-benar membutuhkan, termasuk dari wilayah-wilayah terpencil di Kutim.
“Kalau semuanya diberikan tanpa melihat kemampuan ekonomi, tentu pemerintah tidak akan mampu meng-cover semua,” ucapnya.
Lebih lanjut, Yulianus mendorong agar pemerintah daerah memperluas jangkauan informasi program beasiswa hingga ke pelosok desa. Menurutnya, masih banyak pelajar berprestasi di daerah terpencil yang belum mengetahui atau belum memiliki akses untuk mendaftar program tersebut.
Terakhir, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi agar kepercayaan publik terhadap kebijakan pendidikan semakin meningkat.
“Skala prioritas ini bukan untuk membatasi, tapi memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM Kutim,” pungkasnya. (ADV)








