MBG Jadi Penopang Gizi Siswa Rentan di SMPN 3 Bontang

banner 728x90

Kutipopini.com – Program Makanan Bergizi (MBG) yang dijalankan SMP Negeri 3 Bontang, kini menjadi salah satu intervensi penting bagi pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan wilayah pesisir.

Disampaikan, Wakil Kepala Kesiswaan SMPN 3, Suriati, bahwa keberadaan program ini memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan proses belajar siswa. Ia menegaskan bahwa sebagian besar penerima manfaat merupakan pelajar dengan kondisi ekonomi rentan.

“Sekitar 30 persen anak kami masuk dalam kategori keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Sebagian siswa diketahui berasal dari daerah pesisir seperti Selangan dan Malahing. Keterbatasan ekonomi keluarga berpengaruh pada pola makan harian siswa, termasuk kurangnya akses terhadap sarapan dan bekal sekolah. Menurutnya, tidak sedikit siswa yang tiba di sekolah tanpa asupan apa pun karena orang tua tidak mampu menyediakan uang jajan.

“Di awal masuk kelas 7 kemarin, ada beberapa anak mengaku kelaparan. Mereka tidak sarapan, tidak bawa bekal, dan tidak diberikan uang jajan,” ungkapnya.

Dalam kondisi tersebut, program MBG menjadi solusi yang sangat dibutuhkan. Meskipun menu yang disajikan sederhana, penyediaan makanan bergizi setiap hari memberikan energi yang cukup bagi siswa agar tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

“MBG ini benar-benar membantu. Anak-anak sangat merespon karena mereka memang membutuhkan. Meski makanannya sederhana, tapi bernilai gizi dan sangat berarti bagi mereka,” jelasnya.

Terakhir, ia menambahkan bahwa kebutuhan siswa SMPN 3 terhadap program MBG relatif lebih tinggi dibandingkan sekolah-sekolah yang berada di kawasan perkotaan.

“Mungkin berbeda dengan SMP 1 atau sekolah lain di kota. Kondisi anak-anak di sini jauh lebih terbatas,” tutupnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *