Kutipopini.com – Pemanfaatan teknologi digital di lingkungan SMP Negeri 5 Bontang kini mulai diperkuat lewat peningkatan kompetensi guru. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan pelatihan pengodingan bagi pendidik yang mengampu mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Program ini berjalan sejak awal tahun ajaran dan dirancang sebagai pelatihan berkelanjutan.
Kepala SMPN 5 Bontang, Muhiddin, menyebut bahwa pelatihan tersebut tidak berdiri sebagai kegiatan sesaat, melainkan mengikuti pola in-on-in yang menggabungkan sesi teori dan praktik.
“Pelatihan ini sudah kami mulai sejak awal tahun pelajaran. Guru mengikuti beberapa kali pertemuan, ada yang dilaksanakan tatap muka, ada pula praktik langsung di sekolah,” terangnya, Jumat (7/11/2025).
Menurutnya, kemampuan pengodingan menjadi kebutuhan baru di era pembelajaran digital. Guru TIK dibekali pemahaman dari level dasar hingga lanjutan agar mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar.
“Dengan pembelajaran berbasis digital, guru harus benar-benar siap. Perangkat seperti tablet dan televisi pintar sudah tersedia, tinggal bagaimana memaksimalkannya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fokus pelatihan saat ini diarahkan untuk mendukung kesiapan siswa kelas IX menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis digital.
“Untuk tahap awal, penerapannya kami prioritaskan pada kelas IX terlebih dahulu,” jelasnya.
Melalui program ini, pihak sekolah berharap tercipta pembelajaran yang lebih inovatif. Guru TIK juga disiapkan menjadi pelatih internal bagi guru mata pelajaran lain.
“Nantinya guru TIK akan membantu guru lain dalam mengoperasikan perangkat digital, terutama tablet yang mulai digunakan dalam pembelajaran,” tutupnya. (ADV)








