Kutipopini.com – SDN 001 Bontang Selatan kembali meraih prestasi pada ajang Gelar Anugerah Literasi 2025 yang digelar di Gedung Etam Bebaya, Samarinda, Senin (28/10/2025).
Pada kompetisi tingkat provinsi itu, perpustakaan sekolah tersebut dinobatkan sebagai Juara 2 Lomba Perpustakaan SD se-Kalimantan Timur, sebuah capaian yang menegaskan konsistensi kerja panjang mereka di bidang literasi.
Untuk diketahui, bahwa SDN 001 Bontang Selatan sejak meraih akreditasi A pada 2022, berbagai penghargaan berhasil diraih dalam tiga tahun terakhir. Namun Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, melihat capaian itu dari sudut pandang berbeda.
“Prestasi ini adalah hasil komitmen seluruh pihak sekolah yang percaya bahwa perpustakaan bukan sekadar ruang buku, tetapi pusat pembelajaran yang harus hidup,” ungkapnya.
Komitmen itu tampak jelas dari transformasi layanan perpustakaan. Fasilitas modern seperti ruang multimedia, Anyboard, TV Smart Interactive, laptop, dan scanner disediakan untuk mengakomodasi cara belajar yang lebih dinamis. Aplikasi e-library KIPIN, dengan ratusan e-book, memperluas pengalaman membaca siswa ke ranah digital.
Di tengah berbagai inovasi, satu ruang kecil menarik perhatian: studio podcast SINERGI (Sinergi Edukasi Penuh Energi). Melalui studio ini, cerita prestasi siswa, program sekolah, hingga edukasi publik disiarkan dalam format audio. Banyak guru menilai podcast tersebut membuka cara baru anak mengekspresikan ide dan belajar berbicara.
Perpustakaan juga bergerak menjadi ruang inklusi. Bersama DP3AKB, mereka melatih orang tua melalui parenting inklusi. Kolaborasi dengan CSR PT Badak NGL menghadirkan pelatihan kuliner berbahan bayam, tomat, dan ikan lele yang memperluas peran perpustakaan sebagai pusat kegiatan sosial.
Dalam mendukung pembelajaran, perpustakaan menjadi motor Program P5 melalui greenhouse barcode edukatif. Kegiatan literasi seperti mendongeng, tantangan membaca, bedah buku, dan video resensi terus berjalan. Setiap kelas memiliki pojok baca, ditambah program 15 menit membaca dan Jumat Literasi yang menanamkan budaya membaca sejak dini.
Saat ini, perpustakaan juga memproses standarisasi PISA (Pusat Informasi Sahabat Anak) untuk menghadirkan layanan aman dan ramah anak. (ADV)








