Kutipopini.com – Puluhan rumah dilalap si jago merah dalam waktu singkat di Kecamatan Batu Ampar. Kebakaran yang terjadi di Desa Batu Timbau pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 11.15 hingga 11.38 WITA itu menghanguskan antara 75 hingga 103 rumah warga.
Peristiwa tersebut menyisakan dampak besar. Sekitar 100 kepala keluarga di RT 03, 09, dan 10 terdampak langsung dan kehilangan tempat tinggal. Kerugian material pun ditaksir mencapai Rp25 miliar.
Di tengah duka yang menyelimuti, bantuan mulai berdatangan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) yang bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban.
Pada Selasa (31/3/2026), bantuan dikirim menggunakan mobil truk dan diserahkan kepada perwakilan warga, Rodi Laode. Bantuan tersebut meliputi 90 karung beras ukuran 5 kilogram, 100 dus air minum, 15 dus mi instan, 72 kaleng sarden, 36 bungkus minyak goreng, 20 kilogram gula, 12 kotak teh, serta 18 bungkus kopi.
Kepala Unit Perumdam Batu Ampar, Endut, mengatakan bantuan disalurkan langsung ke lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian terhadap warga.
“Bantuan diserahkan kepada perwakilan warga, Bapak Rodi Laode,” ucapnya.
Tak hanya bantuan logistik, Perumdam Kutim juga memberikan keringanan bagi pelanggan terdampak. Direktur Utama Suparjan menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu penggantian clamp saddle hingga meteran air secara gratis.
Meski demikian, jaringan pipa menuju rumah masing-masing tetap menjadi tanggung jawab pelanggan.
“Ini bentuk keprihatinan kami. Semoga dapat meringankan beban korban,” ujarnya.
Di tengah puing dan kehilangan, bantuan yang datang menjadi penguat bahwa solidaritas masih hadir, dan harapan untuk bangkit tetap ada. (ADV)








