Kutipopini.com – Setelah hampir setahun terhenti, pembangunan gedung Ruang Kelas Baru (RKB) di SMP Negeri 1 Bontang akhirnya kembali berjalan. Suara alat berat kembali terdengar di halaman sekolah tanda bahwa proyek yang sempat mandek kini bergerak lagi menuju penyelesaian.
Gedung berlantai tiga itu dirancang menampung 12 rombongan belajar. Tambahan besar bagi sekolah yang selama ini harus berbagi ruang dan waktu belajar.
“Selama ini kami masih menerapkan sistem dua sif. Kelas 9 belajar pagi, sementara kelas 7 dan 8 masuk siang,” ujar Riyanto, Kepala SMPN 1 Bontang.
Ia berharap pembangunan kali ini benar-benar rampung sesuai rencana, agar seluruh siswa bisa belajar dalam waktu yang sama dengan fasilitas yang lebih layak.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan progres terus dikejar agar selesai sebelum Desember 2025.
“Fokus pengerjaan sekarang ada di tahap akhir mulai dari finishing bangunan, pemasangan paving block, hingga drainase,” kata Nurhadi, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang.
Diketahui bahwa anggaran proyek pembangunan RKB tersebut senilai Rp3,5 miliar menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Disdikbud ini sempat mencapai 73 persen sebelum berhenti. Kini, dengan semangat baru, para pekerja berpacu dengan waktu untuk menuntaskannya.
Di balik suara mesin dan debu pembangunan itu, ada harapan sederhana yang tumbuh: ruang-ruang belajar baru, tempat mimpi para pelajar Bontang bisa berkembang lebih luas lagi. (ADV)








