Kutipopini.com – Kepala SMP Negeri 3 Bontang, Musliha, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi kini menjadi bagian penting dari strategi peningkatan mutu pembelajaran di sekolahnya. Ia menyambut baik hadirnya 197 tablet bantuan Pemerintah Kota Bontang yang mulai dioperasikan tahun ini.
Menurutnya, perangkat tersebut membuka ruang lebih luas bagi penguatan literasi digital para siswa.
“Tablet ini bukan hanya alat, tetapi sarana untuk memperbaiki kualitas proses belajar,” ujarnya.
Wakil Kepala Kesiswaan, Suriati, menjelaskan bahwa seluruh perangkat telah melalui proses penyetelan sebelum digunakan. Ia menekankan bahwa tablet diprioritaskan untuk mendukung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX dan akan tetap menjadi aset sekolah.
“Tidak ada yang boleh dibawa pulang. Semua terpusat di ruang yang mendukung sistem digital, seperti Lab Komputer dan Lab Multimedia,” katanya.
Selain untuk asesmen akademik, perangkat tersebut mulai mendorong digitalisasi berbagai kegiatan internal. Pemilihan OSIS, yang sebelumnya dilakukan secara manual, kini dipindahkan ke sistem pemungutan suara digital memanfaatkan tablet.
“Setelah tablet tersedia, kami langsung maksimalkan. Beberapa kegiatan kini beralih ke format digital,” terangnya.
Guru menilai digitalisasi ini mempercepat proses administrasi serta memberi siswa pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan era teknologi.
Kami berharap integrasi perangkat tersebut dapat memperkuat budaya belajar digital sekaligus meningkatkan kesiapan siswa menghadapi perkembangan pendidikan modern.
“Harapan kami, siswa semakin terbiasa dengan teknologi dan sekolah dapat terus mengikuti perubahan zaman,” tuturnya. (ADV)








