Kutipopini.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) melihat Bupati Running Fest 2026 mulai memberi dampak di luar lintasan. Kedatangan peserta dari luar daerah ikut menggerakkan hotel, UMKM, kuliner hingga jasa transportasi di Sangatta.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan peserta yang datang tidak hanya mengikuti lomba. Mereka juga menghabiskan waktu di Kutim untuk menikmati kuliner, mengunjungi tempat wisata dan mengenal produk lokal.
“Teman-teman dari luar Kutai Timur bilang daerah kita luar biasa. Mereka datang untuk lari, tetapi juga bisa melihat tempat wisata dan menikmati kuliner,” ujar Basuki.
Efeknya terlihat pada sektor pendukung. Hotel dan penginapan menerima tamu dari luar daerah. Pedagang dan UMKM mendapat tambahan aktivitas. Jasa transportasi daring hingga kurir juga ikut bergerak.
“Hotel penuh karena banyak peserta dari luar daerah. Pedagang, UMKM, ojol, kurir, dan Maxim juga merasakan dampaknya,” katanya.
Bupati Running Fest 2026 diikuti sedikitnya 2.500 peserta. Jumlah tersebut melampaui target awal sekitar 2.000 peserta, dengan peserta yang datang dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur (Kaltim).
Lebih lanjut, ia mengatakan pengembangan event tetap harus memperhatikan keselamatan peserta. Dispora berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kutim untuk memastikan penggunaan jalan dan ruang publik tetap aman.
“Tahun depan, kami juga membuka peluang menambah nomor lari hingga 21 kilometer. Tapi rencana ini juga akan melihat kesiapan rute, pengamanan, tenaga medis dan kebutuhan teknis lainnya. Dan yang utama masyarakat sehat dan aktif, kalau kemudian daerah kita ikut dikenal, itu menjadi dampak positif,” pungkasnya. (ADV)








