Kutipopini.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur (Kutim), Ronny Bonar H. Siburian, menjadi salah satu dari empat pejabat eselon II Kutim yang dinyatakan lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Kelulusan tersebut ditandai dengan penutupan PKN II di Auditorium Pusjar SKPP LAN RI, Samarinda, Kamis (01/10/2026). Selain Ronny, tiga pejabat Kutim lainnya yang lulus yakni Trisno selaku Asisten Administrasi dan Pembangunan Setkab Kutim, dr Yuwana sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Jainuddin yang menjabat Sekretaris DPRD Kutim.
Dalam pelatihan tersebut, keempat pejabat tidak hanya mengikuti proses pembelajaran kepemimpinan, tetapi juga menghasilkan proyek perubahan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan pemerintahan dan pelayanan publik.
Ronny mengusung inovasi Transformasi Ekosistem Pelayanan Publik Digital Kutim atau Terpadu Digital Kutim. Inovasi itu diarahkan untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik berbasis digital dalam satu ekosistem sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih mudah, cepat dan transparan.
Sementara itu, Trisno mengembangkan KAKS MANTAP untuk memperkuat tata kelola program unggulan daerah. dr Yuwana menghadirkan PENTAS KUTIM sebagai strategi percepatan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor dan pelayanan kesehatan terpadu.
Sedangkan Jainuddin membawa inovasi SAPA DEWAN, yang memanfaatkan ekosistem digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelayanan kedewanan sekaligus meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
Mewakili Bupati Kutim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menegaskan, kelulusan PKN II harus dilanjutkan dengan penerapan inovasi di lingkungan kerja masing-masing.
“Jadilah pemimpin yang adaptif. Terus lakukan kepemimpinan dan perubahan, karena tantangan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat akan terus berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.
PKN II Angkatan X Tahun 2026 diikuti 65 peserta dari kementerian, lembaga dan pemerintah daerah. Sebanyak 64 peserta dinyatakan lulus, dengan 16 peserta meraih predikat sangat memuaskan, 47 memuaskan dan satu peserta mendapat predikat baik.
“Harapan kami, hasil pelatihan ini tidak berhenti pada kelulusan saja. Empat pejabat ini harus mampu menerapkan proyek perubahan di lingkungan kerja masing-masing, sehingga dapat memperkuat tata kelola pemerintahan dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ADV)








