Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong lulusan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi ikut menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian daerah. Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi menilai kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan menjadi bagian penting dalam pembangunan Kutim.
Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XIV STIE Nusantara di Ruang Akasia Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (03/10/2026).
Sebanyak 247 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi tersebut, terdiri dari lulusan S1 Manajemen, S1 Akuntansi dan Program Magister Manajemen (S2).
Mahyunadi mengatakan, pembangunan ekonomi daerah harus diikuti kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan membuka peluang baru.
“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana ilmu tersebut diterjemahkan menjadi karya, inovasi, dan kontribusi nyata,” ujar Mahyunadi.
Ia juga mengingatkan para lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi, digitalisasi dan kecerdasan buatan.
Terakhir, ia menyampaikan harapan besar kepada para lulusan STIE Nusantara untuk dapat mengambil bagian dalam pengembangan sektor usaha di Kutim, termasuk melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) dan penciptaan lapangan kerja baru. Menurutnya, potensi ekonomi daerah perlu ditopang SDM lokal yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu membaca peluang dan menciptakan inovasi.
“Jangan sampai pembangunan ekonomi Kutim berkembang lebih cepat daripada kesiapan sumber daya manusianya,” tegasnya. (ADV)








