Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberi dukungan terhadap kiprah Persikutim yang bersiap menghadapi Liga Nusantara 2026. Dukungan itu ditunjukkan langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati, Mahyunadi dan jajaran Forkopimda saat menyambangi tim di Stadion Kudungga, Jumat (02/10/2026).
Ardiansyah berharap Persikutim mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan prestasi sepak bola Kutim. Ia bahkan mendorong tim kebanggaan daerah itu tidak berhenti di Liga Nusantara, tetapi terus berkembang hingga menembus Liga 2.
“Harapan kita tentu Persikutim bisa memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan ke depan bisa terus berkembang dan naik ke Liga 2,” ujar Ardiansyah.
Sementara itu, Ketua Umum sekaligus Manajer Persikutim, Pandi Widiarto, mengatakan persiapan tim terus dimatangkan. Para pemain telah berkumpul dan menjalani latihan hampir dua pekan sebagai persiapan menghadapi kompetisi.
Liga Nusantara 2026 akan menggunakan format kandang dan tandang. Persikutim dijadwalkan menjalani 14 pertandingan, dengan tujuh laga dimainkan di Stadion Kudungga dan tujuh lainnya berlangsung di kandang lawan.
“Kompetisinya kurang lebih sekitar empat bulan. Ada 14 pertandingan, tujuh pertandingan dimainkan di Stadion Kudungga dan tujuh pertandingan dimainkan di luar,” kata Pandi.
Persikutim berada di Grup C bersama Persekap Pasuruan, Pasuruan United, Persipani Paniai, Perseden Denpasar dan PS Ngada, serta sejumlah tim dari Papua.
Menghadapi persaingan tersebut, Persikutim menyiapkan komposisi pemain yang memadukan tenaga profesional dengan pemain lokal muda. Pandi menyebut pola tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang lebih besar bagi talenta daerah.
“Kita mengambil pemain yang profesional dan beberapa kita kolaborasikan dengan pemain lokal, pemain muda potensial. Kita berharap ke depan tim ini bisa didominasi pemain lokal,” ucapnya.
Stadion Kudungga akan menjadi markas Persikutim dalam tujuh pertandingan kandang.
“Dengan dukungan Pemkab Kutim dan kehadiran masyarakat diharapkan menjadi modal Persikutim untuk tampil maksimal sekaligus membawa nama Kutim di level kompetisi nasional,” pungkasnya. (ADV)








