Kutipopini.com – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sepaso Induk, Kecamatan Bengalon, Minggu (20/09/2026). Kehadirannya menjadi bagian dari momentum keagamaan yang sekaligus mengajak masyarakat memperkuat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, ia mengatakan peringatan Maulid tidak seharusnya berhenti pada lantunan selawat dan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW. Nilai kecintaan kepada Rasulullah, menurutnya, harus diwujudkan melalui perilaku dan kepedulian nyata di tengah masyarakat.
“Memperingati Maulid Nabi jangan hanya berhenti pada pembacaan selawat dan kisah. Kecintaan kepada Rasulullah SAW harus ada tindakan nyata,” ucap Mahyunadi.
Salah satu bentuk keteladanan yang disorotnya ialah kepedulian terhadap anak yatim. Ia mengingatkan bahwa memuliakan serta memberikan perhatian kepada anak yatim merupakan bagian dari ajaran yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Pesan tersebut sejalan dengan tausiah Ustaz Asnawi Al Bugizi yang mengajak masyarakat menjadikan Maulid sebagai momentum memperbaiki akhlak. Menurutnya, kecintaan kepada Nabi harus terlihat dari perbuatan, menjaga salat, serta membangun kebiasaan berbuat baik.
“ Mencintai Rasulullah diwujudkan dengan perbuatan baik, menjaga salat dan memperbaiki akhlak,” pesannya.
Selain itu, ia juga mengibaratkan kebaikan seperti benih yang apabila ditanam dan dirawat akan menghasilkan lebih banyak manfaat.
“Pesan ini menjadi pengingat kita bahwa satu kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas dapat menjadi awal lahirnya kebaikan lainnya,” pungkasnya. (ADV)








