Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong kegiatan komunitas menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan komunikasi antarwarga. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi saat membuka Turnamen Domino yang digelar Asosiasi Pecinta Domino Bersatu (APBS) Kutim di Kafe Yuyun STQ, Sabtu (03/10/2026) malam.
Ia menilai turnamen domino tidak sekadar menjadi ajang mencari pemenang. Menurutnya, pertemuan antarpeserta justru menjadi bagian penting untuk membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Di balik meja pertandingan dan tumpukan kartu domino, esensi utama yang dibangun adalah kesempatan untuk memperluas pertemanan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib dan menjunjung sportivitas. Peserta juga diharapkan tetap menjaga suasana kekeluargaan meski berada dalam kompetisi.
“Pertandingan diharapkan menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjaga suasana kekeluargaan,” ujarnya.
Dukungan tersebut tidak berhenti pada pembukaan turnamen. Ia secara spontan menambahkan dana hadiah sebesar Rp5 juta dari total hadiah awal Rp5 juta yang disiapkan panitia. Dengan tambahan tersebut, total hadiah turnamen menjadi Rp10 juta.
Sementara itu, Ketua Panitia, Jamaludin mengatakan turnamen diikuti 84 peserta. Jumlah tersebut masih di bawah target awal 108 peserta karena sebagian calon peserta berhalangan hadir.
Untuk menjaga pertandingan tetap berjalan tertib, panitia membagi peserta dalam dua pool, yakni Pool Kedai Yuyun dan Pool Lavendos.
Jamaludin menegaskan kegiatan tersebut tidak semata mengejar jumlah peserta maupun hadiah. Menurutnya, turnamen menjadi wadah membangun interaksi sosial dan kebersamaan.
“Semangat utama dari kegiatan ini bukanlah sekadar mengejar jumlah kehadiran atau mencari pemenang, melainkan merajut interaksi sosial yang positif di tengah kesibukan masyarakat,” tandasnya. (ADV)








