512 PNS Terima Satyalencana, Bupati Kutim Tekankan Kualitas Pelayanan

banner 728x90

Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara resmi menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya kepada 512 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atas pengabdian mereka dalam pemerintahan. Penganugerahan berlangsung di Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Kamis (8/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-27 Kutim.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan penghargaan masa pengabdian harus menjadi motivasi bagi ASN untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan aparatur tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Pengabdian harus tercermin dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan menghasilkan pelayanan yang semakin baik,” tegas Ardiansyah.

Lebih lanjut, ia meminta ASN terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan menjaga integritas di tengah tuntutan pemerintahan yang semakin dinamis. Efisiensi anggaran, menurutnya, harus tetap diiringi peningkatan kualitas kerja agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih cepat dan tepat.

Selain itu, ia juga mendorong ASN senior untuk mewariskan pengalaman, kedisiplinan, dan etika kerja kepada aparatur yang lebih muda. Regenerasi tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kinerja birokrasi dan membangun budaya kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, merinci penerima penghargaan terdiri atas 53 PNS untuk masa pengabdian 30 tahun, 113 PNS untuk 20 tahun, dan 346 PNS untuk 10 tahun. Dari total tersebut, 37 pegawai tidak mengikuti penyematan secara langsung karena 22 orang telah memasuki masa purna tugas, tiga orang meninggal dunia, dan 12 orang mengalami peralihan status kepegawaian.

“Kami harapkan dengan penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tanggung jawab. Penganugerahan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masa pengabdian perlu diiringi komitmen terhadap peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik di Kutim,” tandasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *