Kutipopini.com – Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan pelestarian budaya lokal perlu terus diperkuat di tengah perkembangan zaman. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba tradisional yang melibatkan langsung masyarakat dan generasi muda Kutim.
Pesan tersebut disampaikan langsung, Mahyunadi saat membuka rangkaian perlombaan tradisional dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Baay, Kecamatan Karangan, Senin (28/09/2026).
Menurutnya, permainan tradisional seperti menyumpit dan gasing bukan sekadar hiburan dalam pesta rakyat. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mempertahankan warisan budaya daerah.
“Lomba tradisional seperti menyumpit dan gasing merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus terus kita lestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda dapat mengenal dan mencintai budaya daerahnya,” ujar Mahyunadi.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan aksi menyumpit oleh Mahyunadi di Lapangan Desa Baay. Agenda tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimcam Karangan dan disaksikan ratusan warga.
Selain itu, ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Baay bersama masyarakat yang terus menjaga tradisi sekaligus mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal.
Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh dalam perayaan HUT Desa Baay dapat terus dijaga untuk mendukung pembangunan desa dan Kecamatan Karangan.
“Yang paling penting adalah kebersamaan dan gotong royong ini terus kita jaga. Tradisi tetap hidup, masyarakat semakin kompak, dan potensi desa juga bisa terus dikembangkan,” pungkasnya. (ADV)








