Perempuan 27 Tahun Tewas di Muara Wahau, Suami Siri Diamankan

banner 728x90

Kutipopini.com – Penanganan kasus kematian perempuan berinisial D (27) di Kecamatan Muara Wahau kini berlanjut pada pemeriksaan pria berinisial J yang merupakan suami siri korban. Tim gabungan Satreskrim Polres Kutai Timur (Kutim) dan Polsek Muara Wahau mengamankan J di sebuah kontrakan di Gang Barru, Sangatta Utara, Kamis (08/10/2026) malam.

Kasat Reskrim Polres Kutim, Iptu Raden Bagoes Prasetyo Raharjo, mengatakan pengamanan dilakukan setelah polisi menindaklanjuti laporan penemuan korban di rumah kontrakannya di Jalan Poros Muara Wahau SP 1, RT 15, Desa Wanasari.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang perempuan mendatangi kontrakan korban atas permintaan J. Saksi mendapati D terbaring di dalam kamar dan tidak merespons saat dibangunkan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian.

Petugas yang tiba di lokasi menemukan tubuh korban telah kaku. Pemeriksaan awal juga mencatat luka lecet di pipi kiri dan lebam pada sebagian tubuh korban. Setelah diperiksa dokter Puskesmas II Muara Wahau, jenazah dibawa ke RSUD Sangatta untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Hasil pemeriksaan medis menjadi bagian penting dalam mengungkap penyebab kematian korban. Polisi menegaskan, kesimpulan mengenai penyebab kematian belum dapat ditetapkan sebelum hasil visum dan pemeriksaan lanjutan diperoleh.

Di sisi lain, penyidik mendalami keterangan mengenai pertengkaran antara korban dan J sebelum kejadian. Berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, perselisihan tersebut diduga berlanjut menjadi penganiayaan pada Kamis dini hari. J kemudian diduga meninggalkan Muara Wahau menuju Sangatta Utara sebelum akhirnya diamankan polisi.

“Penyidikan masih berjalan. Kami akan mendalami keterangan yang telah diperoleh, memeriksa saksi-saksi, dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk melengkapi pembuktian perkara,” tegas Iptu Raden Bagoes.

Polisi kini melanjutkan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan saksi, sekaligus mengumpulkan bukti untuk memperjelas rangkaian kejadian. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian D maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyidikan kepolisian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *