SIGAP Koperasi, Langkah Pemkab Kutim Percepat Penanganan Masalah

banner 728x90

Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kutim, mengembangkan SIGAP Koperasi sebagai sistem digital untuk memperkuat pengawasan dan mempercepat penanganan persoalan koperasi.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Diskop UKM Kutim, Firman Wahyudi, mengatakan pemanfaatan sistem digital diharapkan membantu pemerintah mendeteksi persoalan koperasi lebih awal sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.

“Jangan menunggu ada masalah baru bertindak. Dengan SIGAP Koperasi, kita berharap persoalan bisa diketahui lebih awal sehingga penanganannya juga lebih cepat,” ujarnya.

Dijelaskan, SIGAP Koperasi singkatan dari Sistem Informasi Gerak Cepat dan Tepat Koperasi, dipresentasikan dalam ajang Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (PEPES IKAN PEDA) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 di Kantor Balitbangda Kaltim, Samarinda, Kamis (08/10/2026).

Sistem tersebut menghimpun data identitas dan alamat koperasi, pengurus dan anggota, titik koordinat, jenis usaha, hingga kondisi serta permasalahan yang dihadapi. Integrasi data ini ditujukan untuk memudahkan pemerintah menentukan prioritas pengawasan dan menyusun pembinaan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Aplikasi ini juga menyediakan fitur pelaporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara daring serta layanan untuk merespons pertanyaan dan pengaduan masyarakat. Fasilitas ini diharapkan mempermudah administrasi dan memperluas akses informasi perkoperasian,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, efektivitas SIGAP Koperasi bergantung pada pembaruan data, verifikasi informasi, dan tindak lanjut atas persoalan yang ditemukan. Karena itu, pengembangan aplikasi akan terus dilakukan agar fitur yang tersedia semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna dan perkembangan teknologi.

“SIGAP Koperasi harus terus dikembangkan. Kita tidak boleh berhenti sampai di sini karena kebutuhan koperasi dan perkembangan teknologi terus berubah,” tandasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *