Dispora Tekankan Peran Duta Pelajar Kutim Tak Sekadar Gelar

banner 728x90

Kutipopini.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) menekankan peran Duta Pelajar 2026 tidak berhenti pada gelar atau kompetisi. Para finalis didorong menjadi contoh sekaligus penggerak bagi pelajar lain di lingkungan sekolah.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan ajang tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi sekaligus belajar mengambil peran di tengah masyarakat.

“Para finalis diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sebagai duta, tetapi juga mampu menjadi contoh dan penggerak bagi teman-temannya di lingkungan sekolah,” ujar Basuki, Rabu (30/09/2026).

Dorongan tersebut terutama diarahkan pada upaya mengajak pelajar menjauhi narkoba, judi online, balap liar dan berbagai aktivitas negatif lainnya.

“Dengan dukungan sekolah diperlukan untuk membentuk pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Dari rangkaian seleksi yang diikuti ratusan pelajar, sebanyak 20 peserta kini melaju ke tahap final. Komposisinya terdiri dari 10 pelajar laki-laki dan 10 perempuan.

Sementara itu, Ketua Kutai Action Center (KAC), Aimam Tohari Situmorang, menyebut para peserta tahun ini berasal dari 10 kecamatan, yakni Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Muara Wahau, Sandaran, Sangkulirang, Busang, Karangan, Muara Ancalong dan Rantau Pulung.

KAC menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda melalui program Duta Pelajar, Forum OSIS Kutim hingga beasiswa mahasiswa. Organisasi tersebut dibentuk sejumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan kembali ke Kutim untuk berbagi ilmu serta pengalaman.

“Kami ingin ilmu dan pengalaman yang didapat selama menempuh pendidikan dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh generasi muda,” jelas Aimam.

“Kami berharap proses pemilihan tidak hanya menghasilkan figur yang mampu membawa nama Duta Pelajar, tetapi juga memiliki karakter, prestasi dan keberanian mengambil peran positif di sekolah maupun masyarakat,” tutupnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *