Kutim Kejar Target Investasi Rp18,4 Triliun, Realisasi Triwulan III Capai Rp7,78 Triliun

banner 728x90

Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih mengejar target investasi sebesar Rp18,4 triliun pada 2026. Memasuki triwulan III, realisasi penanaman modal telah mencapai sekitar Rp7,788 triliun atau 42,27 persen dari target tahunan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Novian Prananta, mengatakan target tersebut ditetapkan DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Angka itu meningkat dibanding target 2025 sebesar Rp12,5 triliun, ketika realisasi investasi Kutim tercatat mencapai Rp20,07 triliun.

“Untuk Kutim kita diberi target oleh DPMPTSP Provinsi Kaltim sekitar Rp18,4 triliun. Nah, di triwulan ketiga kita sudah mencapai hampir 47,27 persennya. Sudah masuk Rp7,788 sekian triliun,” kata Novian saat menghadiri HLM RIRU se-Kaltim 2026 di Samarinda.

Meski capaian belum mencapai separuh target tahunan, Pemkab Kutim masih membuka ruang untuk mengejar realisasi hingga akhir 2026. Namun, struktur investasi saat ini masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam, terutama pertambangan dan perkebunan.

“Sumbangan terbesar sementara dari sektor pertambangan dan perkebunan,” ujarnya.

Pemkab Kutim juga menyoroti persoalan perizinan sebagai salah satu tantangan yang harus dibenahi. Ia menyebut sistem OSS masih melibatkan kewenangan pusat, provinsi dan daerah, sehingga dalam praktiknya pelaku usaha terkadang membutuhkan pendampingan untuk memahami tahapan serta persyaratan perizinan.

“DPMPTSP Kutim tidak hanya memproses perizinan, tetapi juga mendampingi pelaku usaha selama proses berlangsung. Bagi Pemkab Kutim, mengejar nilai investasi bukan satu-satunya pekerjaan. Kemudahan perizinan dan kepastian proses menjadi bagian penting agar investasi yang masuk dapat berjalan dan memberi dampak lebih luas bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *