Maksimalkan Potensi Perikanan, Pemkab Kutim Perkuat Kapasitas Nelayan

banner 728x90

Kutipopini.com – Guna memaksimalkan potensi sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan. Langkah tersebut dinilai penting agar kekayaan sumber daya laut yang dimiliki Kutim mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Upaya itu diwujudkan melalui Sosialisasi Pengembangan Kapasitas Nelayan Kecil yang digelar Dinas Perikanan Kutim di Ruang Pelangi Hotel Royal Victoria, Rabu (05/08/2026).

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan sektor kelautan masih menjadi salah satu potensi besar yang belum tergarap secara maksimal. Menurutnya, selama ini perekonomian Kutim masih didominasi sektor pertambangan dan perkebunan, sehingga pengembangan sektor lain perlu terus didorong.

“Masih ada tiga potensi yang belum optimal kita kembangkan, yakni peternakan sapi, pertanian, dan sektor kelautan. Karena itu kemampuan sumber daya manusia, khususnya saudara-saudara kita para nelayan, harus terus ditingkatkan,” ucap Bupati Kutim Ardiansyah saat membuka Sosialisasi Pengembangan Kapasitas Nelayan Kecil.

Lebih lanjut, ia juga menilai peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar masyarakat pesisir tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha perikanan yang lebih produktif dan berdaya saing.

Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan melalui berbagai program pemberdayaan, mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas, hingga penyediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan melaut.

“Kami ingin para nelayan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola potensi yang dimiliki, sehingga hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kutim Yuliansyah mengatakan wilayah pesisir Kutim memiliki sumber daya laut yang melimpah. Potensi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan nelayan agar mampu menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di sektor perikanan.

Melalui sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penguatan kapasitas usaha, peningkatan mutu hasil tangkapan, hingga pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

“Target kami adalah membentuk kelompok nelayan yang mandiri, sejahtera, dan mampu mengadopsi teknologi tepat guna sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Yuliansyah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pelaku usaha perikanan, serta nelayan dari sejumlah wilayah di Kutim.

“Kami juga berharap kutim pada sektor kelautan ini tidak hanya menjadi potensi yang tersimpan, tetapi mampu berkembang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah di masa mendatang,” tandasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *