Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah pesisir. Kecamatan Sandara menjadi salah satu wilayah yang diarahkan untuk memperkuat pengembangan potensi desa agar manfaat program pembangunan lebih dirasakan masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan Plt Camat Sandaran, Mulyadi, usai mengikuti Koordinasi dan Penandatanganan Kesepakatan Jaringan Listrik Desa (Lisdes) di Kantor Bupati Kutim, Selasa (22/09/2026).
Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan, Kecamatan Sandaran siap mendukung 50 program unggulan Pemkab Kutim dengan melibatkan pemerintah desa. Pengembangan potensi lokal dinilai penting karena setiap desa memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda.
“Kami mendukung program-program unggulan ini. Bersama desa, kami akan melihat dan mengembangkan potensi yang ada di masing-masing wilayah,” kata Mulyadi.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pengembangan wilayah Sandaran masih menghadapi keterbatasan, terutama dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghambat pelaksanaan program pembangunan.
“Memang masih ada kendala. Yang pertama SDM, kemudian fasilitas. Itu yang masih kami benahi,” ujarnya.
Keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa dan masyarakat. Menurutnya, program unggulan harus diterjemahkan hingga tingkat desa agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Program ini jangan hanya berhenti di tingkat kabupaten, tetapi harus sampai ke desa dan dirasakan langsung masyarakat. Kami di kecamatan akan terus mendorong desa untuk melihat apa yang menjadi kebutuhan dan potensi masing-masing. Kalau SDM diperkuat, fasilitas dibenahi dan semua pihak mau bekerja sama, saya yakin program-program unggulan ini bisa memberikan dampak yang lebih nyata, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir seperti Sandaran,” tandasnya. (ADV)








