Pemkab Kutim Kebut Rencana Aksi Formika, Kolaborasi Multipihak Diperkuat

banner 728x90

Kutipopini.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong Forum Multipihak (Formika) memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Penguatan itu dituangkan melalui Lokakarya Rencana Aksi Formika yang digelar dua hari, 23-24 September 2026. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dengan melibatkan pemerintah, perusahaan, akademisi, organisasi masyarakat dan mitra pembangunan.

Ketua Harian Formika Kutim, Sudirman Latief, mengatakan forum multipihak perlu memiliki keluaran yang lebih jelas dan terukur. Formika tidak cukup hanya terbentuk secara kelembagaan, tetapi harus mampu menghasilkan aksi nyata.

“Formika telah terbentuk secara formal. Namun, formalisasi keluaran dan dampak yang terukur masih perlu diperkuat,” ujarnya.

Menurut Sudirman, sejumlah kolaborasi telah berjalan sejak 2023, mulai dari dialog tematik, peningkatan kapasitas hingga kajian yang diarahkan menjadi rekomendasi kebijakan. Namun, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, terutama sektor swasta, masih perlu diperkuat.

“Lokakar ini diarahkan untuk memperjelas peran masing-masing pihak sekaligus menyusun rencana aksi yang konkret dan terukur. Agenda ini juga diselaraskan dengan visi Kutim Hebat 2045, khususnya penguatan daya saing daerah dan kemandirian pangan,” ucapnya.

Terakhir, ia menegaskan, hasil lokakarya tidak boleh berhenti sebagai dokumen forum. Rencana aksi harus diterjemahkan menjadi program nyata melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat dan mitra pembangunan.

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat efektivitas platform multipihak melalui keterlibatan yang inklusif, peningkatan koordinasi dan kolaborasi antaranggota serta penyusunan rencana aksi nyata,” tutupnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *