Kutipopini.com – Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, mendorong pembinaan bela negara tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Para kader diharapkan terus bergerak di tengah masyarakat untuk memperkuat pemahaman kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.
Dorongan tersebut disampaikan Mahyunadi, saat menerima audiensi Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) DPP Kaltim dan DPK Kutim di Ruang Arau, Kantor Bupati Kutim, Senin (21/09/2026).
Ia mengatakan, pengalaman pelatihan sebelumnya menunjukkan sejumlah kader mampu meneruskan nilai-nilai bela negara melalui aktivitas di lingkungan masing-masing. Karena itu, jumlah kader dinilai perlu diperluas.
“Karena itu saya berpikir bahwa kader-kader ini harus diperbanyak, harus diperbanyak turun ke masyarakat untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana bernegara yang baik, mencintai tanah air yang baik,” terangnya.
Ia juga mendorong keterlibatan seluruh kecamatan. Dari 18 kecamatan di Kutim, setiap wilayah diharapkan dapat mengirimkan perwakilan agar pembinaan bela negara tidak hanya terpusat di kawasan tertentu.
“Bersyukur kalau bisa semua kecamatan dilibatkan untuk direkrut dilatih dalam bela negara ini,” katanya.
Pelatihan Kader Bela Negara (PKBN) kembali disiapkan pada Desember 2026 dengan target sekitar 300 peserta. Komposisinya mencakup 50 ASN, 50 PPPK dan 200 peserta dari masyarakat sipil.
“PKBN nantinya juga dirangkaikan dengan upacara peringatan Hari Bela Negara Nasional. Keberhasilan program bukan sekadar jumlah peserta yang dilatih, melainkan keberlanjutan peran kader dalam membawa nilai kebangsaan ke masyarakat tanpa menjadikannya sebagai kepentingan pribadi,” tandasnya. (ADV)








