Kutipopini.com – Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat menyusul masih terpantau sejumlah titik api di beberapa kecamatan.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan posko di kecamatan, titik api masih ditemukan dengan tingkat kerawanan mulai rendah hingga tinggi. Luasan lahan yang terdampak kebakaran saat ini mencapai sekitar 112 hektare.
“Kita sudah dapat laporan dari masing-masing posko di kecamatan, dan Alhamdulillah semua langsung ditangani dengan baik,” ucap Ardiansyah.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang masih kering. Aktivitas pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan dinilai berpotensi memicu titik api baru.
“Kita minta masyarakat tetap waspada dan jangan melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran. Kalau ada melihat titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepatnya,” imbaunya.
Lebih lanjut, ia menegaskan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan pemerintah, petugas lapangan dan masyarakat. Pencegahan menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas sekaligus menekan dampak asap terhadap aktivitas warga.
Selain penanganan titik api, pemantauan kondisi wilayah juga terus dilakukan melalui posko di tingkat kecamatan. Setiap laporan yang masuk menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.
“Pemkab Kutim juga terus memperkuat koordinasi antarposko kecamatan untuk memastikan setiap laporan titik api dapat segera ditindaklanjuti selama kondisi rawan karhutla masih berlangsung,” pungkasnya. (ADV)








